Makarim Wibisono, Pelapor Khusus PBB Itu Siap Masuk Gaza

Kairo, – United Nations Special Rapporteur on the Situation of Human Rights in the Palestinian Territories Occupied since 1967, atau orang yang diberi mandate untuk melakukan investigasi, monitor dan solusi atas masalah-masalah hak azasi manusia di suatu tempat tertentu yang ditugaskan PBB, Makarim Wibisono, seorang diplomat senior RI telah siap memasuki Gaza melalui jalur Mesir.

Makarim-_wibisono“Izin masuk Jalur Gaza sedang diproses di Kementerian Luar Negeri Mesir untuk tugas pengumpulan data di berbagai bidang di Jalur Gaza,” kata Makarim dalam perbincangan dengan Antara sebagaimana dilaporkan  republika.co.id di Wisma Duta KBRI Kairo, Kamis. Dalam perbincangan sambil sarapan di Wisma Duta itu, Makarim Wibisono didampingi Dubes RI untuk Mesir Nurfaizi Suwandi, Kepala Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Kairo Nugroho Yuwono Aribhimo, dan Istri Dubes Iesye Suwandi.

Sejak dilantik sebagai Pelapor Khusus PBB untuk Situasi Hak Asasi Manusia (HAM) Palestina pada tanggal 2 Juni 2014, baru kali ini Wibisono memasuki Jalur Gaza. Diplomat senior Indonesia itu mengungkapkan tugas-tugas yang diembannya bukan saja di Jalur Gaza dan di Tepi Batat yang diduduki Israel, melainkan juga masalah HAM di kantong-kantong komunitas Palestina di dalam negara Israel.

“Selain tinjauan lapangan, saya juga akan memawancarai lebih dari 100 pejabat terkait mencakup juga beberapa jenderal militer Israel,” kata mantan Ketua Dewan HAM PBB itu.

Kota Gaza yang Porak Poranda Karena Agresi Israel Juli-Agustus 2014

Kota Gaza yang Porak Poranda Karena Agresi Israel Juli-Agustus 2014

Untuk di Jalur Gaza, Wibisono akan menitikberatkan pada pengumpulan data tentang dampak agresi militer Israel terbaru pada bulan Juni dan Agustus lalu yang menewaskan sebanyak 2.184 orang Palestina dan sejumlah kasus lainnya.

Mantan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York dan Jenewa itu menjelaskan pihak Israel untuk pertama kali menanggapi surat permohonan izin untuk menjalankan tugas meninjau di wilayah Palestina dan Israel.

“Pemerintah Israel melalui Wakil Tetap Israel untuk PBB di Jenewa, Eviatar Manor, dalam surat balasannya menetapkan akan mempertimbangkan permohonan izin masuk wilayah Palestina dan Israel pada bulan Maret 2015,” katanya.

“Jawaban Israel untuk surat permohonan tersebut baru pertama kali dalam sejarah karena hal itu belum pernah terjadi terhadap Pelapor PBB sebelumnya yang tidak diperdulikan Israel,” ujar Makarim.

Namun demikian ada terdapat tudingan anti-semit yang ditujukan media Israel kepadanya. Menanggapi tuduhan media massa Israel itu, Wibisono membantah tegas tuduhan itu, dan menegaskan bahwa pihaknya akan secara objektif dan profesional sesuai dengan kenyataan di lapangan dalam melakukan tugasnya.

“Saya bukan anti-Semit, saya menyusun pelaporan sesuai dengan data di lapangan yang saya melihat sendiri secara objektif tanpa rekayasa,” katanya.

Hasil pelaporan mengenai persoalan HAM di Palestina itu akan menjadi dasar bagi PBB untuk upaya penyelesaian konflik Palesatina-Israel.

Wibisono menegaskan bantuan kepada Palestina tidak hanya dalam bentukBeautiful Free Palestine Flag materi berupa bahan makanan, tetapi yang penting adalah bagaimana mencari titik temu perdamaian jangka panjang yang bermuara pada kemerdekaan Palestina dan Jerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Untuk menyelesaikan berbagai masalah di Palestina, khususnya yang berhubungan dengan Israel, Pelapor Khusus PBB, Makarim Wibisono, ternyata pernah merencanakan akan mengusulkan pembentukan komisi pencari fakta.

“Dalam hasil diskusi saya dengan Pak Dubes Nurfaizi Suwandi, ada beberapa hal yang perlu dilakukan Indonesia pada masa mendatang untuk membuka mata dunia, misalnya mendorong dibentuknya Komisi Pencari Fakta Internasional di Palestina yang hasilnya akan berdampak luas berupa reaksi global untuk menekan Israel,” katanya kepada Antara di Wisma Duta KBRI Kairo, Kamis.

Hal itu diungkapkannya menjawab pertanyaan peran Indonesia dalam upaya penyelesaian konflik Israel-Palestina, Wibisono menegaskan bahwa peran itu telah dan sedang dimainkan Indonesia lewat desakan di forum-forum internasional.

Peran kedua, kata dia, Indonesia hendaknya meminta fatwa kepada Mahkamah Kriminal Internasional di Den Haag mengenai target penembakan Israel terhadap warga sipil Palestina apakah itu termasuk pelanggaran HAM atau tidak.

GAZ2Begitu pula, fatwa mengenai pengadilan militer Israel terhadap warga sipil Palestina, misalnya, pelempar batu saja bisa divonis 20 tahun hukuman penjara.

Menanggapi suara sumbang beberapa kalangan bahwa Indonesia tidak mungkin berperan aktif penyelesaian konflik karena belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, Wibosono menegaskan bahwa berperan itu tidak harus menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

“Berperan menyelesaikan konflik tidak harus menjalin hubungan dengan Israel. Buktinya banyak negara, termasuk Mesir, punya hubungan diplomatik dengan Israel, tetapi tidak berdaya dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina,” paparnya.

Dalam pantauannya Wibisono menilai warga Gaza saat ini sangat menderita akibat agresi Israel dan mereka sangat membutuhkan bantuan kebutuhan pokok.

“Penderitaan rakyat Palestina itu diperparah oleh blokade Israel terhadap darat, laut dan udara Gaza,” katanya.

Oleh karena itu, Wibosono mengharapkan pemerintah Mesir untuk mempermudah akses bantuan kemanusiaan masuk Jalur Gaza lewat Rafah, satu-satunya pintu perbatasan yang menghubungkan Gaza dengan luar negeri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s