Muslim Nigeria Tolak Kekhalifahan Boko Haram

ABUJA – Sebuah kelompok pembela hak asasi Muslim Nigeria telah menolak klaim Boko Haram yang telah mendeklarasikan terbentiknya khalifah islNigeriaMuslimsReject-Boko-Haram-Caliphateamiyyah di kota Gwoza di Negara bagian Borno, dan memaksa pihak bersenjata Nigeria untuk bertahan dan membersihkan ancaman kelompok Boko Haram itu.

“Deklarasi Boko Haram adalah sebuah pernyataan yang berbahaya. Itu tidak boleh dibiarkan. Gwoza harus dibebaskan dalam beberapa hari ini,” kata Muslim Rights Concern (MURIC) dalam sebuah pernyataan yang keras dan ditandatangani oleh pemimpinnya, Professor Ishaq Akintola, dan dipublikasikan oleh wartawan-wartawan Sahara sebagaimana diberitakan onislam.net.

“Boko Haram atau bukan, kami tak bisa kompromikan integritas teritirial Nigeria kepada siapapun, bagaiman pun barbarnya mereka,” kata MURIC.

Pernyataan MURIC ini menantang deklarasi yang dibuat Boko Haram sebelumnya bahwa kota di di timur laut Nigeria telah dikepung para pemberontak awal bulan ini telah menyatakan diri sebagai “Islamic State/Daulah Islamiyyah” (IS), juga dikenal sebagai Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL).

Klaim serupa yang telah menggabungkan diri dengan Islamic Caliphate juga diumumkan dalam sebuah video bulan Juli lalu oleh pimpinan kelompok ini, Abubakar Shekau.

Professor Akintola mengatakan sudah jelas bahwa Boko Haram bergabung dengan “Islamic State”, dengan mendeklarasikan kekhalifahan tak terlihat beberapa minggu yang lalu.

“MURIC meminta perhatian ditujukan kepada Grand Mufti Saudi Arabia dan Organization of Islamic Conference (OIC/OKI) yang telah mengharamkan Boko Haram dan menyatakan bahwa praktik-praktik mereka telah keluar dan tidak diterima dalam Islam,” katanya.

Mereka juga meminta President Goodluck Jonathan dan kekuatan bersenjata untuk membebaskan Gwoza dan kampong-kampung lainnya dari pendudukan Boko Haram.

Boko Haram, dalam terma Hausa berarti “Pendidikan Barat itu Haram”, hamper mirip dengan gerakan Taliban Afghanistan.

Kelompok milisi sendiri mengatakan bahwa gerakan mereka adalah untuk melawan musuh-musuh yang telah menyalahkan anggota-anggota mereka dengan kekerasan, penangkapan atau menelantarkan mereka secara ekonomi dan korupsi.

Kelompok ini telah dipersalahkan untuk beberapa penembakan dan pengeboman kepada pasukan keamanan dan otoritas di sebelah utara sejak tahun 2009.

Namun akhir-akhir ini, kelompok ini juga menyerang ummat Kristen pun demikian kepada ummat Muslim.

Tidak Islami

MURIC mengatakan kekhalifahan yang dideklarasikan oleh IS dan Boko Haram itu tidak syah, karena mereka tidak mengikuti model yang dicontohkan Nabi Muhammad (SAW), di Madinah, yang mana, menurut mereka, dibangun di atas keadilan, cinta dan kedamaian.

“Dimana pendidikan yang menyeluruh adalah dasar prinsip Islam (Qur’an 96:1-5), Boko Haram melarang pendidikan ala barat,” kata kelompok itu dalam pernyataan tertulisnya.

“Dimana Nabi (SAW) dalam hadits mememrintahkan pendidikan untuk semua ummatnya, sedangkan Boko Haram mengasingkan kaum wanita dari pendidikan,” tambahnya.

Pada akhir pernyataannya, mereka menegaskan bahwa Islam tidak memerintahkan kebencian yang penuh kekerasan.

“Kami tegaskan bahwa Islam adalah agama yang universal. Agama ini tidak membenci karena perbedaan ras, warna kulit dan jenis kelamin,” dalam pernyataan itu.

“Kami oleh karenanya yakinkan semua orang asing yang ada di dalam negeri bahwa mereka tidak perlu takut kepada ummat Muslim arus utama. Kami apresiasi keberadaan mereka di tengah-tengah kami dan akan tetap menghormati mereka sebagaimana Nabi (SAW) perintahkan kepada kami.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s