Dust Bucket untuk Gaza

DustBucket-Challenge-for-Gaza-SolidarityKOTA GAZA – Kontras dengan tantangan “ice-bucket” yang sedang trend saat ini, sebuah inisiatif telah diluncurkan untuk mendukung penduduk Gaza, dengan cara menyiramkan seember pasir ke atas kepala untuk memperlihatkan solidaritas kepada anak-anak Palestina yang terkubur di bawah reruntuhan. Seperti diberitakan oleh onsislam.net.

“Saya harus melakukan sesuatu dan mengirim pesan ke seluruh dunia tentang apa yang terjadi di Gaza,” kata Ayman al Aloul, seorang jurnalis yang meluncurkan kampanye itu, kepada NBC News pada hari senin, 25 Agustus 2014.

“Ide itu muncul di pikiran saya, ini adalah gagasan yang bagus untuk memperlihatkan gambaran menyeluruh – bagaimana kedaan Gaza saat ini, reruntuhan, penghancuran, semen dengan pasir, batu-batu kecil,” tambah Aloul.

Kampanye baru ini, yang disebut dengan “Rubble Bucket Challenge”, dimulai oleh Aloul sejak hari Sabtu setelah perbincangan dengan teman-temannya tentang cara bagaimana memberikan dukungan kepada warga Gaza.

Gagasan ini menyebar dengan cepat, dengan halaman Facebook Rubble Bucket Challenge yang hamper mencapai 2000 suka pada pagi hari senin.

Hashtag-hashtag lainnya di seputar Facebook dan Twitter adalah #dustbucketchallenge dan #remainsbucketchallenge.

Israel telah meluncurkan serangan udara terhadap Gaza sejak tanggal 8 Juli 2014 dimana lebih dari 2100 orang telah terbunuh dan ribuan lainnnya mengalami luka-luka

Menurut kantor PBB untuk Co-ordination of Humanitarian Affairs (OCHA), sekitar 80% orang yang tewas di Gaza adalah warga sipil, termasuk lusinan anak-anak dan perempuan.

Sekitar 5510 rumah di Gaza luluh lantak dan sekitar 31000 lainnya mengalami rusak sebagian. Hal ini memaksa ribuan warga Gaza untuk mengungsi meninggalkan rumah-rumah mereka yang telah dibombardir serangan udara Israel.

Aloul berharap dapat menyebarkan pesan tentang penderitaan warga Gaza.

“Jika lima orang terkenal dunia seperti actor atau presiden bersedia melakukan tantangan itu, itu berarti saya berhasil mengirimkan pesan tentang penderitaan Gaza,” katanya.

Dukungan

Doa Aloul rupanya mendapatkan jawaban dengan cepat setelah seorang petugas BANTUAN Turki mengambil tantangan itu.

“Ini adalah jawaban terhadap ‘ice bucket challenge’ karena anak-anak Gaza telah terkubur di bawah reruntuhan rumah-rumah mereka yang telah terkena bom,” kata Mehmet Kaya, mewakili Turkey’s Humanitarian Relief Foundation (IHH) di Gaza, yang dikutip oleh World Bulletin pada hari Minggu, 24 Agustus 2014.

“Ini adalah Gaza, jantungnya Palestina, dimana anak-anak dan kaum wanita dibunuh deng berton-ton bom yang dijatuhkan di atas kepala mereka,” katanya.

Kaya mengatakan bahwa dia mengirimkan pesan kepada para pemimpin dan para ulama di duni Muslim.

“Anda harus ambil seember pasir dan menyiramkannya ke atas kepala anda untuk dapat merasakan ketidakadilan yang diberlakukan kepada warga Gaza,” katanya.

Tantangan Ice Bucket ALS telah dilihat oleh tokoh-tokoh mantan Presiden George W. Bush kepada Lady Gaga kepada Oprah Winfrey dan telah difilmkan setelah dinominasikan oleh teman-temannya.

Sensasi Ice Bucket ini telah menghasilkan 62,5 milyar USD untuk asosiasi ALS, yang bekerja untuk melawan penyakit “the neurological disorder” yang juga dikenal sebagai “Lou Gehrig’s Disease.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s