Saudi Laksanakan Hukum Pancung Terhadap Empat Orang Penyelundup NARKOBA

saudi-arabiaEmpat orang pria Saudia dikenakan hokum pancung setelah terbukti melakukan penyelundupan cannabis ke dalam negeri, kata kementerian dalam negeri Saudi.

SPA-sebuah agen berita milik pemerintah Saudi mengidentifikasi kedua bersaudara terhukum tersebut adalah – Hadi dan Awad al-Motleq, dan Mufarraj dan Ali al-Yami.

Mereka dihukum pancung di kota Najran bagian selatan, terbukti telah menyelundupkan “sejumlah besar hashish” ke dalam Negara Saudi Arabia. Pemerintah sendiri tidak memberitahukan kapan eksekusi itu dilakukan.

Dalam tahun ini Saudi Arabia telah melaksanakan 32 kali hukuman pancung, menurut agen berita AFP.

Amnesty Internasional pemerhati hak asasi manusia melaporkan apa yang disebutnya “gelombang yang menggangu” dalam eksekusi-eksekusi yang terjadi Saudi Arabia tersebut.

“Otoritas Saudi Arabia harus menghentikan semua eksekusi itu,” kata kelompok ini, dan menambahkan bahwa eksekusi terhadap dua bersaudara “dilaporkan karena adanya pemaksaan dengan cara penyiksaan “.

Pernyataan Amnesty mengatakan bahwa eksekusi-eksekusi terakhir “menambah jumlah pembunuhan yang dilakukan Negara Saudi Arabia dalam dua minggu terakhir menjadi 17 – jika dirata-ratakan menjadi lebih dari satu kali eksekusi mati dalam sehari “.

“Peningkatan jumlah eksekusi yang terjadi akhir-akhir ini di Saudi Arabia adalah sebuah keburukan yang sangat mengganggu. Otoritas harus segera bertindak untuk menghentikan praktek kejam ini,” kata Amnesti.

Kelompok ini mengatakan bahwa mereka telah berhubungan dengan kerabat orang-orang terhukum itu pada hari kamis kemarin “mereka memohon pertolongan di tengah-tengah rasa takut ketika eksekusi itu mulai mendekat”, dan kemudian keluarga itu diberitahu oleh pihak kementrian dalam negeri agar berhenti berhubungan dengan para pemerhati hak azasi manusia.

Tahun lalu, terdapat 78 eksekusi di Saudi Arabia dan UNHCR (United Nation High Commisioner for Human Rights) melaporkan “peningkatan penggunaan hukuman “.

Pemerkosaan, pembunuhan, kemurtadan, perampokan bersenjata dan penjualan obat-obatan terlarang adalah tindakan-tindakan kejahan yang diganjar hukuman mati yang dilakukan kerajaaan atas intrepretasi terhadap ajaran islam yang kukuh.

Sumber: aljazeera.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s