GAZA, LUKAMU ADALAH UNTUKKU JUGA

Gaz 8

Aku masih mendengar sayup-sayup suara muadzin dari rumahmu,

Gaza seperti menjerit, sesekali merintih dan bergumam

Ribuan nakhoda berduyun-duyun menjemput dan menghampirimu

Membawa kapal-kapal doa

Di lautmu, di laut yang semestinya menjadi milikmu

Tapi kau terlingkup di rumahmu sendiri, terpenjara di sudut kamarmu sendiri

Tangan-tangan jahil dan licik telah memagari halamanmu

Tanpa pintu, tanpa engsel

Telah mereka bekap mulutmu

Telah mereka ikat tanganmu

Aku masih melihat pendar-pendar cahaya dari matamu

Secuil senyum dari putra-putramu

Gaza, seperti derai-derai airmata

Yang mengolok-olok persatu tubuhan kita

Tapi tak mudah bagiku menutup lukamu

Ribuan bendera telah aku bakar

Ribuan poster telah aku acungkan

Ribuan caci maki telah aku muntahkan

Seperti mencaci diri sendiri

Seperti menampar wajah sendiri

Seperti membakar rambut sendiri

Gaza, berderap-derap aku akan datang padamu menggotong doa

Tanah dan lautmu adalah milikmu sendiri

Tapi lukamu adalah untukku juga

Aku akan datang padamu sebagai Salahudin

Membebaskan Yerussalem dan Al-Aqsa

Sampai Tersusun shaft-shaft shubuh

 

GJA, 04 Juni 2010 M/ 21 Jumadittsani 1431 H

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s